Karir Evan Dimas di Spanyol

Karir Evan Dimas di Spanyol

Karir Evan Dimas di Spanyol

Karir Evan Dimas di Spanyol  – Pemain sepakbola Indonesia Evan Dimas diketahui bertolak ke Spanyol 1 Februari kemarin. Keberangkatan yang sempat tertunda itu bertujuan untuk menjalani latihan bersama tim Espanyol B di Spanyol. Penawaran pada Evan Dimas ini diprakarsai oleh kepala eksekutif Nine Sport, Bapak Arif Putra Wicaksono.

Persiapan Evan Dimas ke Spanyol

Persiapan demi persiapan dilakukan mantan kapten tim nasional U-19 itu sebelum berangkat ke Spanyol. Rencana awal, Evan DIman sudah tiba di spanyol pada tanggal 12 Januari 2016, tetapi keberangkatannya tersebut tertunda hingga tanggal 1 Februari 2016. Hal ini dikarenakan keputusan Evan sendiri, Evan berencana menghabiskan waktu bersama keluarga terlebih dahulu sebelum bertolak ke negeri matador tersebut.

Kendala lain juga terdapat pada pengurusan visa Evan Dimas. Tetapi hal tersebut sudah diurus oleh pihak Espanyol sendiri saat Evan sudah berada di Spanyol. Saat ini Evan hanya menggunakan visa turis, dan akan diurus kemudian. Hal ini juga sudah dinyatakan oleh ibunda Evan yang mengatakan bahwa Evan akan berada di Spanyol selama empat bulan.

Persiapan yang matang diperlukan untuk beradaptasi dengan pemain lain. Tetapi bagi evan dimas persiapan utama yang diperlukan adalah persiapan mental. Dengan mempersiapkan diri dengan mental yang kuat, maka dapat menghindari culture shock pada Negara yang dikunjunginya. Evan dikirim 5-6 bulan ke Spanyol untuk mengikuti latihan bersama dengan klub Espanyol. “Karena kan saya seperti sekolah di sana 5-6 bulan, jadi memang kalau saya dikirim ke sana kan belajar sepakbola sana. Jadi mental itu kan (meliputi), rasa kangen dan segalanya, jadi kita harus siap itu semua,”kata evan dimas ke awak media.

Keluarga juga ikut menyiapkan perbekalan sebelum Evan bertolak ke Spanyol. Persiapan tersebut terdiri dari jaket, baju olahraga, dan sepatu bola. Selain menyiapkan berbagai perbekalan, ibunda Evan juga menggelar acara syukuran tumpeng untuk mendoakan kelancaran, keselamatan dan keberhasilan Evan selama menjalani latihan di Spanyol. Acara tumpengan sederhana itu digelar dengan mengundang tetangga sekitar. Selain mental, evan juga menyiapkan persiapan fisik agar bisa fit menjalani latihan di Spanyol. Pesan utama dari Ana ibunda Evan adalah agar Evan tidak meninggalkan shalat lima waktu saat berada di Spanyol.

Meniti Karir di Spanyol

Ini bukanlah program pertama Evan Dimas di Spanyol. Sebelumnya, Evan Dimas juga mengikuti kegiatan di klub Spanyol UE Lagostera pada Agustus tahun lalu. Tetapi cedera kaki yang dialami Evan menjadi penghambat langkahnya untuk menekan kontrak dengan UE Lagostera. Sama seperti sebelumnya, kegiatan ini juga didampingi oleh Nine Sport.

Program yang dijalani oleh Evan Dimas di Espanyol bukanlah berupa kegiatan uji coba, melainkan program pengembangan kepada pemain dengan mengikuti latihan bersama dan juga mengikuti pertandingan Espanyol. Hal ini dilakukan agar standar yang dimiliki tetap sama. Arif mengatakan bahwa, Espanyol sejak awal sudah tertarik dengan Evan sejak menjadi kapten di timnas U-19, tetapi hal itu tidak memungkinkan karena Evan saat itu masih bergabung dengan Timnas U-19.

Tidaklah mudah bagi Nine Sport membujuk Evan Dimas untuk menerima tawaran ini. Diperlukan pendekatan hingga 6 bulan hingga Evan Dimas menyanggupi mengambil tawaran emas dari Espanyol ini. Banyak hal yang dipertimbangkan oleh pemain kelahiran Surabaya 20 tahun lalu ini sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk berangkat ke Spanyol. Keberangkatan Evan ini sepenuhnya ditanggung Espanyol dan La Liga. Diharapkan setelah menjalani latihan, Evan bisa lebih kompetitif bermain pada liga Eropa dan membela klub Espanyol saat liga BBVA.

Target utama Evan saat menjalani latihan di Spanyol adalah mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya selama menjalani latihan. Apabila nantinya kontrak dating, hal itu merupakan bonus. Evan berharap ilmu yang ia dapatkan nanti dapat ditularkan kepada juniornya di tanah air. Tantangan utama yang dihadapi Evan adalah dalam factor lingkungan karena proses adaptasi terhadap budaya yang berbeda. Suasana latiihan yang berbeda juga kemungkinan menjadi kendala yang dihadapi Evan di Spanyol. Sebelum berangkat, evan dibekali dengan sarung oleh menpora bertujuan agar Evan selalu mengingat ciri khas Indonesia dan selalu ingat dengan Tuhan selama belajar di Spanyol.

 –

Pemain sepakbola Indonesia Evan Dimas diketahui bertolak ke Spanyol 1 Februari kemarin. Keberangkatan yang sempat tertunda itu bertujuan untuk menjalani latihan bersama tim Espanyol B di Spanyol. Penawaran pada Evan Dimas ini diprakarsai oleh kepala eksekutif Nine Sport, Bapak Arif Putra Wicaksono.

Persiapan Evan Dimas ke Spanyol

Persiapan demi persiapan dilakukan mantan kapten tim nasional U-19 itu sebelum berangkat ke Spanyol. Rencana awal, Evan DIman sudah tiba di spanyol pada tanggal 12 Januari 2016, tetapi keberangkatannya tersebut tertunda hingga tanggal 1 Februari 2016. Hal ini dikarenakan keputusan Evan sendiri, Evan berencana menghabiskan waktu bersama keluarga terlebih dahulu sebelum bertolak ke negeri matador tersebut.

Kendala lain juga terdapat pada pengurusan visa Evan Dimas. Tetapi hal tersebut sudah diurus oleh pihak Espanyol sendiri saat Evan sudah berada di Spanyol. Saat ini Evan hanya menggunakan visa turis, dan akan diurus kemudian. Hal ini juga sudah dinyatakan oleh ibunda Evan yang mengatakan bahwa Evan akan berada di Spanyol selama empat bulan.

Persiapan yang matang diperlukan untuk beradaptasi dengan pemain lain. Tetapi bagi evan dimas persiapan utama yang diperlukan adalah persiapan mental. Dengan mempersiapkan diri dengan mental yang kuat, maka dapat menghindari culture shock pada Negara yang dikunjunginya. Evan dikirim 5-6 bulan ke Spanyol untuk mengikuti latihan bersama dengan klub Espanyol. “Karena kan saya seperti sekolah di sana 5-6 bulan, jadi memang kalau saya dikirim ke sana kan belajar sepakbola sana. Jadi mental itu kan (meliputi), rasa kangen dan segalanya, jadi kita harus siap itu semua,”kata evan dimas ke awak media.

Keluarga juga ikut menyiapkan perbekalan sebelum Evan bertolak ke Spanyol. Persiapan tersebut terdiri dari jaket, baju olahraga, dan sepatu bola. Selain menyiapkan berbagai perbekalan, ibunda Evan juga menggelar acara syukuran tumpeng untuk mendoakan kelancaran, keselamatan dan keberhasilan Evan selama menjalani latihan di Spanyol. Acara tumpengan sederhana itu digelar dengan mengundang tetangga sekitar. Selain mental, evan juga menyiapkan persiapan fisik agar bisa fit menjalani latihan di Spanyol. Pesan utama dari Ana ibunda Evan adalah agar Evan tidak meninggalkan shalat lima waktu saat berada di Spanyol.

Meniti Karir di Spanyol

Ini bukanlah program pertama Evan Dimas di Spanyol. Sebelumnya, Evan Dimas juga mengikuti kegiatan di klub Spanyol UE Lagostera pada Agustus tahun lalu. Tetapi cedera kaki yang dialami Evan menjadi penghambat langkahnya untuk menekan kontrak dengan UE Lagostera. Sama seperti sebelumnya, kegiatan ini juga didampingi oleh Nine Sport.

Program yang dijalani oleh Evan Dimas di Espanyol bukanlah berupa kegiatan uji coba, melainkan program pengembangan kepada pemain dengan mengikuti latihan bersama dan juga mengikuti pertandingan Espanyol. Hal ini dilakukan agar standar yang dimiliki tetap sama. Arif mengatakan bahwa, Espanyol sejak awal sudah tertarik dengan Evan sejak menjadi kapten di timnas U-19, tetapi hal itu tidak memungkinkan karena Evan saat itu masih bergabung dengan Timnas U-19.

Tidaklah mudah bagi Nine Sport membujuk Evan Dimas untuk menerima tawaran ini. Diperlukan pendekatan hingga 6 bulan hingga Evan Dimas menyanggupi mengambil tawaran emas dari Espanyol ini. Banyak hal yang dipertimbangkan oleh pemain kelahiran Surabaya 20 tahun lalu ini sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk berangkat ke Spanyol. Keberangkatan Evan ini sepenuhnya ditanggung Espanyol dan La Liga. Diharapkan setelah menjalani latihan, Evan bisa lebih kompetitif bermain pada liga Eropa dan membela klub Espanyol saat liga BBVA.

Target utama Evan saat menjalani latihan di Spanyol adalah mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya selama menjalani latihan. Apabila nantinya kontrak dating, hal itu merupakan bonus. Evan berharap ilmu yang ia dapatkan nanti dapat ditularkan kepada juniornya di tanah air. Tantangan utama yang dihadapi Evan adalah dalam factor lingkungan karena proses adaptasi terhadap budaya yang berbeda. Suasana latiihan yang berbeda juga kemungkinan menjadi kendala yang dihadapi Evan di Spanyol. Sebelum berangkat, evan dibekali dengan sarung oleh menpora bertujuan agar Evan selalu mengingat ciri khas Indonesia dan selalu ingat dengan Tuhan selama belajar di Spanyol. (Karir Evan Dimas di Spanyol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *